Berita

Tadarus Konstitusi bersama Okky

Berita|Rabu 14 Juni 2017 14:19 WIB

tadarus konstitusi bersama okky

Menjalani ibadah puasa ramadan tak menghalangi anggota Fraksi PPP MPR RI Okky Asokawati bertemu dengan masyarakat. Ramadan justru dimanfaatkan untuk menyampaikan konstitusi di tengah-tengah masyarakat.


Jakarta - Puasa ramadan tak menjadi penghalang bagi anggota Fraksi PPP MPR RI Okky Asokawati bertemu masyarakat menyampaikan empat pilar kebangsaan. Di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan berbagai keluhan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Anggota Fraksi PPP MPR RI Okky Asokawati menyempatkan berkunjung di tengah-tengah masyarakat saat pertengahan ramadhan 1438 hijirah tepatnya pada 14 Juni 2017 di Kelurahan Pengangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

"Jika ada yang mempertentangankan agama Islam dengan NKRI, Pancasila termasuk UUD 1945 itu salah besar. Karena kalau kita buka sejarah, munculnya Pancasila, UUD 1945, NKRI itu tidak terlepas dari peran para ulama, kiai baik saat kemerdekaan maupun saat penyusunan konstitusi," ujar Okky di hadapan puluhan masyarakat Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Okky menyebutkan, prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila juga sarat dengan makna yang terkandung di ajaran Islam. Oleh karenanya, sambung model senior ini, konsep NKRI merupakan bentuk yang final. "Karena cinta tanah air merupakan sebagian dari iman," tandas Okky.

Dalam kesempatan tersebut Okky juga mendapat keluhan dari masyarakat tentang naiknya bahan pokok selama bulan ramdan. Warga berharap agar pemerintah mampu menurunkan harga bahan pokok khususnya selama ramadan. "Aspirasi yang muncul dari masyarakat telah disuarakan oleh Fraksi PPP di DPR RI dengan menyampaikan persoalan kenaikan harga bahan pokok ini. Semoga pemerintah segera menindaklanjuti," tandas Okky.

Berita Lainnya

Tulis Komentar Anda

29 + 20

Quote

Kasus lelang keperawanan dan jasa nikah siri merupakan tindakan yang jauh dari peradaban kemanusiaan. Dalam kasus tersebut, perempuan menjadi obyek penderita, perempuan menjadi korban dan perempuan menjadi komoditas

- Okky Asokawati
Langganan Newsletter

Video

okky.asokawati.52
Find Us On Facebook
@AsokawatiOkky
Find Us On Twitter
©2014 okkyasokawati.com. All Rights Reserved.